STPDN Gallery

Loading...

07 June 2009

REUNI PURNA PRAJA 09

baca selengkapnya »»


Reuni Purna Praja 09


"Sewindu Pelaksanaan Tugas Purna 09"

Pelaksanaan
08-11 Oktober 2009
Tempat Ksatrian Jatinangor

Contact person
Budi Awaludin (081931700054/0817138806)
Cheka Virgowansyah (08153911011)
Wahid I (081321999690)
Asep aang R (0811129151)
Sondang (08128552801)

22 December 2008

Panduan Investasi Online di H.Y.I.P untuk Pemula

baca selengkapnya »»


panduan dan strategi belajar investasi online di HYIP untuk pemula,
jadikan uang anda sebagai investasi online yang akan bekerja 24 jam nontsop untuk anda! raih peluang meraup dollar hingga 50$/hari.
investasi dengan modal hanya 1$ mendapatkan profit hingga 30% tiap hari ??kenapa tidak?! transaksi semuanya online dan menggunakan e-currency Liberty Reserve.

21 December 2008

PENGUKUHAN GURU BESAR IPDN

baca selengkapnya »»

Sabtu, 15 Nopember 2008 bertempat di Aula IPDN Kampus Cilandak Jakarta, dilaksanakan Prosesi Pengukuhan Guru Besar IPDN oleh Menteri Dalam Negeri, yaitu :

1. Prof.Dr.Nurul Aini,MA
2. Prof.Dr.H.Djohermansyah,MA
3. Prof.Dr.Lexie M.Giroth,S.IP,M.Si

Ibu Rektor IPDN Prof.Dr.Ngadisah,MA memimpin jalannya Sidang Terbuka Senat IPDN tersebut, sedangkan Menteri Dalam Negeri diwakili oleh Staf Khususnya yaitu Prof.Dr.I Nyoman Sumaryadi,M.Si
Saat ini tampak para undangan telah memasuki ruangan aula, baik dari kalangan pejabat struktural lingkup Departemen Dalam Negeri juga kegiatan ini dihadiri civitas akedimika IPDN. Dalam prosesi pengukuhan Guru Besar IPDN ini, akan diiringi oleh Paduan Suara Praja IPDN dari Kampus Jatinangor.

Tepat pukul 09.30 WIB, Pimpinan Senat IPDN memasuki aula prosesi pengukuhan. Pengukuhan ini langsung dipimpin oleh Pimpinan Senat IPDN, yaitu Prof.Dr.Ngadisah,MA, didampingi oleh anggota senat IPDN lainnya. Kemudian acara dilanjutkan dengan pembukaan sidang senat oleh pimpinan sidang senat IPDN.

Berikutnya pembacaan Surat Keputusan , Pendidikan Nasional RI tentang Pengangkatan Guru Besar di Lingkungan IPDN, yang dibacakan oleh Sekretaris Senat IPDN, yaitu Prof.Dr.Tjahya Supriatna,SU, sebagai berikut :

1. Sejak 01 April 2004, mengangkat Prof.Dr.Nurul Aini,MA sebagai Guru Besar IPDN bidang Sistem Politik Pemerintahan di Indonesia

2. Sejak 01 Mei 2005, mengangkat Prof.Dr.Djohermansyah,MA sebagai Guru Besar IPDN bidang Ilmu Media Politik, Perbandingan Pemerintahan dan Kebijakan Publik.

3. Sejak 01 Juli 2007, mengangkat Prof.Dr.Lexie M.Giroth,S.IP,M.Si sebagai Guru Besar IPDN bidang Ilmu Studi Kebijakan.


Acara selanjutnya adalah mendengarkan orasi ilmiah Guru Besar yang akan dikukuhkan, yaitu :

Prof.Dr.Nurul Aini,MA :

Untuk mewujudkan tujuan negara, diperlukan sistem politik yang handal, yaitu sistem politik yang di dalamnya terdapat keseimbangan antara infra dan supra struktur, sehingga kepentingan kedua belah pihak dapat dipertemukan. Paling tidak benturan-benturan dapat dikurangi atau kalau mungkin dihindari. Caranya adalah dengan melakukan pembangunan politik atau modernisasi politik.

Dalam proses pembangunan politik dapat ditentukan 3 ciri pokok, yaitu:

Pertama, Peningkatan pemusatan kekuasaan pada negara yang dibarengi dengan melemahnya sumber-sumber wewenang kekuasaan tradisional.

Kedua, diferensiasi dan spesialisasi lembaga-lembaga politik.

Ketiga, Peningkatan partisipasi politik masyarakat.

(selengkapnya orasi ilmiah Prof.Dr.Nurul Aini,MA, akan kami buatkan filenya dalam bentuk pdf, mohon bersabar)

Prof.Dr.H.Djohermansyah,MA :

Sepuluh tahun telah berlalu sejak reformasi digulirkan, tetapi formulasinya terasa masih belum pas dan lebih-lebih lagi implementasi desentralisasi tampak masih belum lancar, sehinga terkadang menyulitkan dan membingungkan banyak orang. Bahkan dalam hal tertentu membuat pimpinan Departemen Dalam Negeri harus berimprovisasi mencari solusi. Misalnya dalam perkara pengangkatan Gubernur Maluku Utara, pemekaran Propinsi di Tanah Papua dan kedudukan keuangan anggota/pimpinan DPRD.

Memang tidak ada jalan mudah untuk membangun pemerintahan daerah bersendikan demokrasi, no pain no gain. Lebih-lebih di negeri kepulauan seperti Indonesia yang wilayahnya sangat luas, penduduknya ratusan juta dengan budaya multikultural, lemahnya aturan konstitusional, dan selama tiga dasawarsa terakhir menerapkan sistem otoritarian dan sentralisasi.

(selengkapnya orasi ilmiah Prof.Dr.H.Djohermanysah,MA, akan kami buatkan filenya dalam bentuk pdf, mohon bersabar)

Prof.Dr.Lexie M.Giroth,S.IP,M.Si

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang membentuk Negara Republik Indonesia melalui proklamasi kemerdekaan, bentukan yang dilakukan seperti itu merupakan salah satu dari banyak cara untuk membentuk negara, yang dengan demikian warga bangsa itu adalah kekuasaan yang tertinggi atau pemegang kedaulatan atas (sovereignity) dan pemilik negara. Pilihan tragis pada semua kebijakan melibatkan pilihan nilai dan penetapan rata-rata, pertukaran antara nilai-nilai terdekat.


Adapun dimensi pilihan tragis meliputi sejumlah masalah sulit, yaitu :

1. Peran profesional yang sesuai tanpa bertentangan dengan proses penilaian nilainya ;

2. Meningkatkan kemampuan sistem pembuatan kebijakan untuk mengaitkan dalam pilihan nilai tanpa gangguan konsensus yang menjadi penghalang ;

3. Desain untuk menyeertakan strata tambahan, seperti kelompok yang dilibatkan atau publik dalam pilihan nilai tanpa merusak kualitas kebijakan.

(selengkapnya orasi ilmiah Prof.Dr.Lexie M.Giroth,S.IP,M.Si, akan kami buatkan filenya dalam bentuk pdf, mohon bersabar)

Selanjutnya, Sambutan Menteri Dalam Negeri, yang dibacakan oleh Staf Khusus Menteri Dalam Negeri, Prof.Dr.I Nyoman Sumaryadi,M.Si, mengatakan bahwa :

Jabatan Guru Besar merupakan jabatan Profesionalisasi akademik, yaitu orang yang menjalankan perjalanan penting tentang penganjur paham, baik individu, pengembangan batas dan minat para pendidik. Seperti tenaga pendidikan dan pengangkatan sbg peningkatan upaya peran memberikan pencerahan, sumbangsih, analisis kebijakan dan anjuran kebijakan. Kualitas tenaga pendidik si lingkungan IPDN tentunya saya dukung, harapannya kualitas lulusan ipdn dapat terwuud. Profesionalisasi dan lulusan menjadi penting untuk diperhatikan, krn saat ini lokasi pendidikan akan berkembang secara regional dengan harapan pembelajaran manajemen pendidikan dalam satu kesatuan sistem yang ada di jatinangor.

Penentuan regiional tersebut sesuai jurusan yang ada di IPDN. Oleh karena itu IPDN harus melakukan penyesuaian khususnya dalam hal kurikulum, yaitu :

1. Ilmu pemerintahan, konten pembelajaran disajikan secara fliksibel dan terbuka terhadap perubahan

2. Kemampuan berpikir dan kreatif, suskses dan bekerja serta belajar

3. Mampu mengunakan ilmu pengetahuan yang dioeroleh untuk digunakan dan tempat dan situasi yg berbeda

Oleh karena itu, lulusan IPDN diharkan melahirkan pemimpin yang :

1. Berpikir kreatif

2. Bertanggungjawab

3. Berani mengambil resiko

4. Mempunyai keluhuran budi

5. Senang melakukan persahabatan

6. Memiliki disiplin yang bagus

Untuk itu Menteri Dalam Negeri berpesan kepada tenaga pendidik di di lingkungankan Departemen Dalam Negeri, yaitu :

1. Pengajar pelatih dan pengasuh harus flikseibel terbuka

2. Fasilitasor harus berani berdialog terbuka dan menerima saran dan kritikab dari mahasiswa dan praja

3. Penilaian hasil belajar bukanlah kegiatan indefenden dari proses pembelajaran

Sehingga akan menghasilkan mahasiswa dan Praja IPDN sebagai berikut :

1. Pamong Praja memiliki kelurhan budi dan hati nurasi yang bersih,

2. Pesahabatan yang tinggi

3. Kedisiplinan

4. Memiliki kesabaran baik prosesnya, maupun langsung kesabaran itu sendiri.

Kemudian, acara diakhir dengan pernyataan penutupan oleh Pimpinan Sidang Senat IPDN Prof.Ngadisah, dan acara pengukuhan ini diakhiri dengan ucapan selamat kepada Profersor yang baru dikukuhkan.

GUBERNUR SUMATERA BARAT RESMIKAN IPDN BASO

baca selengkapnya »»

Setelah disetujui oleh Menteri Dalam Negeri pembentukan Kampus IPDN selain di Jatinangor Provinsi Jawa Barat dengan pembentukan Kampus Regional pada 3 (tiga) Provinsi di Indonesia, yaitu Provinsi Sulawesi Selatan, Provinsi Riau dan Sumatera Barat

maka pada tanggal 12 Januari 2009 sebagai momentum terwujudnya keinginan masyarakat Sumatera Barat untuk terbentuknya IPDN di Baso dan diresmikan dalam suatu upacara dengan Inspektur Upacara Gubernur Sumatera Barat Gamawan Fauzi dan komandan upacara Camat Canduang Kabupaten Agam.

Untuk melengkapi sarana dan prasarana Kampus IPDN di Baso, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah menganggarkan dana dalam APBD sebesar Rp. 10 Miliar, sehingga diharapkan para praja merasa nyaman dalam mengikuti studi di kampus ini. Terbentuknya Kampus IPDN di Baso, Gubernur Sumatera Barat mengharapkan terhadap praja Islam yang mengikuti pendidikan di Kampus ini dapat mengisi pengajian seperti khotbah dan secara keseluruhan praja IPDN Baso diharapkan mempunyai kemampuan bahasa Inggeris dengan TOEFL minimal 450. Dalam proses pembelajaran di Kampus IPDN Baso, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengusulkan diberikan program studi muatan lokal bagi praja, agar praja bersangkutan dapat lebih mengenal daerah tempat mereka belajar serta membangun rasa kebangsaan dan nasionalisme. Setelah acara peresmian Gubernur Sumatera Barat memberikan kuliah umum kepada praja IPDN Baso yang berjumlah 100 orang yang berasal dari beberapa Provinsi di Indonesia.

Institut Pemerintahan Dalam Negeri Regional Baso diresmikan

Penantian masyarakat Sumatera Barat untuk terlaksananya Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Daerah ini akhirnya terwujud. Setelah Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memperjuangkan untuk dapat terlaksananya pendidikan dinas kepamongan di Sumatera Barat, maka Menteri Dalam Negeri setelah melakukan beberapa kali survei dapat mengabulkan untuk dilaksanakannya Institut Pemerintahan Dalam Negeri Regional untuk studi jurusan Manajemen Keuangan Daerah bertempat dalam kawasan Badan Diklat Departemen Dalam Negeri Regional Baso, dan diresmikan serta kuliah perdana pada tanggal 12 Januari 2009.

Menurut Koordinator Kepamongan Praja Drs. Baharuddin, tahap awal perkuliahan di Kampus IPDN Regional Baso akan diisi oleh 100 orang Praja yang berasal dari beberapa daerah, antara lain dari Provinsi Bangka Belitung 2 orang, Bali 2 orang, Banten 2 orang, Bengkulu 2 orang, DKI Jakarta 1 orang, Gorontalo 1 orang, Jawa Barat 6 orang, Jambi 2 orang, Jawa Tengah 7 orang, Jawa Timur 7 orang, Kalimantan Barat 3 orang, Kalimantan Selatan 3 orang, Kalimantan Tengah 3 orang, Kalimantan Timur 3 orang, Kepulauan Riau 2 orang, Lampung 2 orang, Maluku 2 orang, Maluku Utara 2 orang, Nanggroe Aceh Darusalam 5 orang, NTB 2 orang, NTT 4 orang, Papua 6 orang, Papua Barat 2 orang, Riau 3 orang, Sulawesi Barat 1 orang, Sulawesi Selatan 5 orang, Sulawesi Tengah 2 orang, Sulawesi Tenggara 2 orang, Sulawesi Utara 4 orang, Sumatera Selatan 3 orang, Sumatera Utara 6 orang dan Provinsi Sumatera Barat sebanyak 4 orang.

Dalam pelaksanaan proses belajar dan mengajar di Kampus IPDN Regional Baso, Koordinator Akademik Drs. Sayuti, M.Sip, mengatakan telah dilakukan kerjasama berupa MOU dengan 11 orang tenaga pengajar dari Universitas Andalas Padang, sedangkan untuk kegiatan perkuliahan dan pelatihan, mata kuliah wajib IPDN Regional Baso melibatkan tenaga pengajar dari Perguruan Tinggi Negeri di Sumatera Barat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

08 December 2008

Sekilas tentang Liberty Reserve

baca selengkapnya »»

Dalam setiap aktifitas e-bisnis, kita pasti membutuhkan suatu alat pembayaran digital dalam bertransaksi. Alat pembayaran digital ini disebut sebagai eCurrency yaitu alat pembayaran yang sah dan diterima secara umum di seluruh dunia, misalnya Credit Card. Namun pemakaian credit card melalui media internet masih banyak memunculkan masalah terutama tingkat keamanannya, apalagi Indonesia sekarang sudah dalam kondisi terblacklist oleh sebagian besar merchant-merchant internasional karena tingginya angka carding atau penyalah gunaannya di Indonesia. Sebagai alternatif untuk melakukan transaksi secara online di Internet kita dapat mempergunakan Liberty Reserve atau lebih populer di sebut LR.



LibertyReserve adalah salah satu e-Currency (mata uang digital) yang digunakan sebagai alat pembayaran di internet. Dan seperti eCurrency lainnya LR juga dibackup dengan mata uang tertentu, dalam hal ini LR menggunakan Dollar atau Euro. Kantor Pusat LibertyReserve berkedudukan di CostaRica.

Cara Membuka Liberty Reserve account

1. Klik disini untuk buka Account Liberty Reserve

2. Klik dibagian Create Account (daftar)

3. Akan keluar form E-mail Verification.

Isi email anda. lalu tekan submit.
Lalu cek di email anda dan masukkan di activation code. tekan next

4. Form Registration, isi data-data yg diminta. Baris yg bertanda * berarti harus diisi dan tidak boleh kosong. Klik ‘next’ setelah mengisi data dan turing number.

5. Jika berhasil akan keluar form berisi penjelasan data account anda.
Harap dicatat (diamankan datanya) semua informasi yg keluar. karena data-data tersebut nantinya akan digunakan untuk login dan jika anda transfer/transaksi.

6. Selesai.

7. LOGIN ke account Anda. Untuk memastikan proses sudah selesai anda bisa lanjutkan dengan login ke account.

Cara mengisi Account Liberty Reserve
Caranya adalah dengan membeli Liberty Reserve dari situs jual-beli Liberty Reserve. Saat ini di Indonesia sudah ada banyak situs tempat membeli dan menjual/mencairkan dana dari rekening Liberty Reserve ke rekening bank anda. Setiap situs jual-beli punya peraturan sendiri-sendiri. Jadi untuk lebih jelasnya silahkan membaca aturan pembelian atau penjualan Liberty Reserve di situs tersebut. Situs terpercaya yg sering saya gunakan :


tukarduid
sentraegold

Menguangkan Liberty Reserve
Biasanya anda akan mendapatkan konfirmasi penjualan anda dalam waktu paling lama 1x24 jam dana Liberty Reserve akan ditransfer ke rekening bank anda. Klik disini untuk menjual/mencairkan Liberty Reserve :

tukarduid

sentraegold


24 November 2008

Penganugerahan Pamong Award 2008

baca selengkapnya »»

dalam rangka Temu nasional Pamong II tahun 2008, dilaksanakan Malam Penganugerahan Pamong Award 2008. Sebelum pelaksanaan penyerahaan Pamong Award tersebut, dilaksanakan Makan Malam Bersama Peserta Temu Nasional Pamong dengan Bapak Menteri Dalam Negeri H. Mardiyanto.

Diskusi Interaktif Pemerintahan

baca selengkapnya »»

Dalam rangka Temu Nasional Pamong tahun 2008, dilaksanakan Diskusi Interaktif Pemerintahan dengan tema "Strategi Reformasi Birokrasi" di Ballroom Hotel millenium Jakarta, yang menghadirkan pembicara sebagai berikut :
1. Ferry Mursidan (Anggota DPR)
2. Karel Albert (Gubernur Maluku)
3. Eko Soesamto (KPK)
4. Arbi Sanit (Pengamat Pemerintahan)
5. Abdullah Hich (Bupati Tanjung Jabung)
Acara diskusi ini dipandu oleh dr.Lulu Kamal